10 Tempat Wisata di Surabaya yang Menarik

Banyak alternatif objek wisata di Kota Surabaya selain pusat perbelanjaan. Anda bisa mencoba Anda bisa mencoba  wisata alam, berfoto ria dengan pemandangan pelabuhan yang menakjubkan, hingga menikmati malam dengan pemandangan lampu berwarna-warni. Yuk, mulai perjalanan mengeksplorasi Kota Pahlawan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata berikut ini:

1. Taman Bungkul

Sebagai kota metropolis, Surabaya punya sederet ruang publik keren. Salah satunya adalah Taman Bungkul yang ada di daerah Wonokromo. Lokasi ini sering jadi tempat berkumpulnya beberapa komunitas, mulai dari skateboard, BMX, dan masih banyak lagi. Tentunya tempat ini sangat strategis karena berada di pinggir jalan protokol Jalan Raya Darmo yang menghubungkan Jalan Raya Surabaya-Malang.

Warga Surabaya banyak yang betah berlama-lama di Taman Bungkul. Betapa tidak, pengelola menyediakan fasilitas WiFi gratis, serta panggung terbuka untuk menggelar pertunjukan. Pengunjung juga bisa memanfaatkan jogging track serta skate park tanpa biaya sama sekali. Serta banyaknya tanaman dan bunga yang menambah keindahan taman ini.

Nama Bungkul sendiri memiliki cerita lumayan unik. Menurut beberapa sumber, ada seorang tokoh penyebar agama Islam di Surabaya bernama Ki Ageng Supo. Ia akrap disapa dengan sebutan Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul, yang kemudian menginspirasi penamaan taman.

2. Klenteng Sanggar Agung



Konon di klenteng ini Dewi Kwan Im pernah memperlihatkan sosoknya. Lokasinya yang berada di kawasan pantai menjadikan klenteng ini memiliki daya tarik tersendiri. Inilah Klenteng Sanggar Agung, salah satu klenteng yang wajib Anda kunjungi jika berada di Surabaya.

Klenteng ini diresmikan pada tahun 1999 dan berdiri diatas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi. Klenteng yang memiliki nama lain Hong Tang Sang ini justru tidak banyak memperlihatkan arsitektur tiongkok.

Satu yang unik dari klenteng ini ialah letaknya yang berada di kawasan Pantai Ria Kenjeran. Sajian hutan bakau serta pemandangan pantai menjadi daya tarik tersendiri bagi klenteng yang berada di Jalan Sukolilo No 100, Surabaya Timur, ini.

Begitu memasuki gerbang klenteng ini pengunjung akan disambut Sang Dewi Kwan Im, yang didampingi dua patung Sha Nan dan Tong Nu serta dijaga patung naga meliuk di bagian bawah. Selain patung Dewi Kwan Im, pengunjung juga dapat melihat Stupa Maha Brahma yang masih berada dalam area kelenteng.

Klenteng ini biasanya ramai dikunjungi pada saat hari raya Imlek. Banyak warga Tionghoa yang tinggal di Surabaya yang merayakan tahun baru di area klenteng. Tidak hanya warga Tionghoa, belakangan klenteng ini menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun asing.

3. Ciputra Waterpark


Lokasi: Jalan Pantai Ria Kenjeran, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya.
Obyek wisata Ciputra Waterpark ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 28 September 2014 oleh PT Ciputra Surya Tbk. Sejak Ciputra Waterpark dibangun, obyek wisata ini menjadi salah satu wahana wisata air terbesar yang ada di Surabaya.

Ciputra Waterpark memiliki beberapa atraksi wahana menarik, salah satunya adalah Sinbad’s Playground yang meruapakan wahana air di Ciputra Waterpark. Wahana ini ini menggunakan konsep menara istana dimana masing-masing menaranya tersambung satu sama lain oleh jembatan goyang. Beberapa perosotan dan drum air raksasa pun dapat anda temukan pada wahana ini. Wahana Sinbad’s playground dapat dinikmati oleh anak-anak maupun dewasa.

4. Kebun Binatang Surabaya


Buka:
Sabtu-Minggu 07.30-16.30 WIB
Senin-Jumat  08.00-16.00 WIB

Harga Tiket: kisaran Rp10.000,00- Rp85.000,00

Wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau populer disebut Bonbin ini berkonsep edukasi. Banyak koleksi satwa yang habitatnya liar bisa kita lihat langsung. Buaya, Harimau, Kudanil, Burung dan berbagai jenis hewan melata. Letaknya cukup strategis bila ditempuh dengan kendaraan umum.

5. Museum Loka Jala Krana



Lokasi: Jl. Gadukan Utara I C No.24, RT.001/RW.05, Morokrembangan, Krembangan, Surabaya
Museum Loka Jala Crana dibangun pada 19 September 1969 dengan nama Museum Angkatan Laut, yang disahkan oleh Ibu R Mulyadi. Sesuai dengan namanya, museum angkatan laut didedikasikan untuk kadet angkatan laut dan sebagai pembelajaran dalam hal sejarah. Dengan berjalannya waktu, museum ini berubah nama menjadi Museum TNI-AL pada tanggal 10 Juli 1973. Akhirnya, pada perubahan terakhir museum ini sudah berubah menjadi Museum Angkatan Laut Loka Jala Crana pada tanggal 6 Oktober 1979.

Museum Loka Jala Crana ini terletak di Morokrembangan, di Kecamatan Krembangan, Surabaya dan di bawah naungan Akademi Angkatan Laut dan Komando, Pendidikan & Pengembangan Angkatan Laut untuk tentara, petugas dan sersan.

6. De Mata Trick Eye Museum




Lokasi: Town Square Surabaya First Level I 73, Jl. Hayam Wuruk No. 6, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya.
De Mata Trick Eye yang merupakan cabang kedua dari Yogyakarta. Konsep dari De Mata Trick Eye adalah lukisan 3D yang berbentuk tipuan mata, kita dapat berfoto didepan lukisan-lukisan tersebut sehingga foto kita tampak menyatu dan terkesan nyata. Dengan tiket masuk hanya Rp 35.000,- kita dapat menikmati 104 buah lukisan dengan berbagai tema, diantaranya tema alam, olahraga, angka, binatang, super hero, romance, sirkus, ornamen, dll.

7. De Javasche Bank



Museum De Javasche Bank merupakan salah satu bangunan bersejarah di Surabaya. Menyimpan banyak koleksi terkait dunia perbankan, tempat ini dulunya merupakan bank pertama di era Pemerintahan Kolonial. Pasca merdeka, Pemerintah Indonesia memanfaatkan gedungnya sebagai cabang Bank Indonesia.

Teman Traveler bisa temukan warisan arsitektur ini di Jalan Garuda No, 1 Krembangan, Surabaya. Bangunan yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya ini telah dibuka untuk umum sejak 2012 silam. Tempatnya sangat mudah dijangkau, berada tak jauh dari Jembatan Merah Plaza.


8. Museum Sepuluh November



Lokasi: Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Bubutan, Kota SBY
Di dalam Tugu Pahlawani, terdapat Museum 10 November. Museum Sepuluh Nopember dibangun untuk memperjelas keberadaan Tugu Pahlawan tersebut dan sebagai penyimpang bukti-bukti sejarah di 10 November 1945.

Museum perjuangan 10 Nopember didirikan sebagai bentuk kenangan  atas keberanian arek-arek Suroboyo pada pertempuran heroik  tanggal 10 Nopember 1945. Museum yang diresmikan pada tahun 2000 dan berlokasi di dalam kompleks Tugu Pahlawan ini  telah terkenal sebagai salah satu tujuan wisata kota Surabaya.


Di Museum ini, beberapa benda peninggalan Bung Tomo  serta rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan  gelora dan hasrat rakyat akan kemerdekaan dapat didengarkan dari sebuah radio kuno. Beberapa diorama statis menggambarkan  aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo yang hanya dengan menggunakan bambu runcing dan senapan rampasan mampu melawan sekutu dapat dinikmati di lantai 2 museum.

9. Keraton Surabaya



Tidak banyak orang tahu keberadaan Keraton Surabaya. Namanya memang asing terdengar, bahkan dalam literatur juga buku sejarah sekolah mungkin hampir tidak pernah disebutkan sama sekali.

Di Surabaya, terdapat sebuah kampung yang terletak di antara Jalan Pahlawan dan Jalan Keramat Gantung. Konon, kawasan ini merupakan tempat berdirinya Keraton Surabaya. Kampung Keraton, begitu lah julukannya.


Di ujung gang Kampung Keraton, terdapat satu-satunya bangunan peninggalan fisik Keraton Surabaya yang masih tersisa, yang diyakini sebagai gerbang Keraton Surabaya. Namun, sebagian orang percaya jika gapura setinggi kurang lebih empat meter tersebut merupakan sebuah tempat pengintaian, juga bagian kecil dari gerbang selatan Keraton Surabaya.

10. Monumen Kapal Selam 




Kota Surabaya, Jawa Timur tak hanya kaya bangunan bernilai sejarah, tetapi juga monumennya. Salah satunya Monumen Kapal Selam, yang juga salah satu cagar budaya.

Jika kebetulan sedang berlibur Surabaya, Jawa Timur, coba Anda sempatkan waktu mengunjungi Monumen Kapal Selam, dan bisa mengetahui bagaimana suasana di kapal selam.


Monumen ini terletak di Jalan Pemuda Nomor 29 Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Lokasi Monumen Kapal Selam (Monkasel) ini berada di bantaran Kalimas yang ada Jembatan Gubeng, atau di sebelah timur area parkir Plaza Surabaya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "10 Tempat Wisata di Surabaya yang Menarik"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel